dblindonesia.com | 12-Oct-2011
MOTIVASI mempertahankan prestasi dalam Honda Development Basketball League Junior (DBL Jr) 2011 tertanam kuat di benak tim putra SMP Cita Hati Surabaya. Champion Honda DBL Jr 2010 itu menyadari bahwa jalan yang dilalui untuk mempertahankan gelar tersebut bakal makin terjal.
Karena itu, mereka telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Pelatih CH, sebutan SMP Cita Hati Surabaya, Djoni Budi Santoso menyisipkan program camp basket. Camp basket itu bertujuan memajukan fisik dan teknik para pemain CH.
Camp tersebut diadakan di Trawas selama tiga hari dua malam. Pada hari pertama, materi latihan ditekankan pada penguatan stamina pemain. Skuad CH diharuskan memutari daerah-daerah perbukitan dengan joging lima kali putaran.
Pada hari berikutnya, Djoni memfokuskan latihan pada strategi bermain. CH melakukan uji coba dengan melawan tim basket SMA dan SMP di Malang, seperti SMA Frateran Malang, SMP Santa Maria Malang, dan SMP Kharis Malang.
”Saya puas dengan melihat perkembangan anak-anak. Komunikasi tim semakin baik. Dari segi agresivitas, mereka juga lebih cepat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Skill antara pemain inti dan cadangan juga merata. Mungkin itu efek keinginan mereka mempertahankan gelar juara,” ungkap Djoni.(dta/c11/nay)
Story Provided by Jawa Pos
Karena itu, mereka telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Pelatih CH, sebutan SMP Cita Hati Surabaya, Djoni Budi Santoso menyisipkan program camp basket. Camp basket itu bertujuan memajukan fisik dan teknik para pemain CH.
Camp tersebut diadakan di Trawas selama tiga hari dua malam. Pada hari pertama, materi latihan ditekankan pada penguatan stamina pemain. Skuad CH diharuskan memutari daerah-daerah perbukitan dengan joging lima kali putaran.
Pada hari berikutnya, Djoni memfokuskan latihan pada strategi bermain. CH melakukan uji coba dengan melawan tim basket SMA dan SMP di Malang, seperti SMA Frateran Malang, SMP Santa Maria Malang, dan SMP Kharis Malang.
”Saya puas dengan melihat perkembangan anak-anak. Komunikasi tim semakin baik. Dari segi agresivitas, mereka juga lebih cepat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Skill antara pemain inti dan cadangan juga merata. Mungkin itu efek keinginan mereka mempertahankan gelar juara,” ungkap Djoni.(dta/c11/nay)
Story Provided by Jawa Pos

0 komentar:
Posting Komentar