Speed dan akurasi Korsel menghentikan perjalanan mengejutkan Indonesia U16 di FIBA Asia U16. Hans Abraham dkk. menyerah 48-107 atas Korsel di babak perempat final FIBA Asia U16 di Nha Trang, Vietnam. Permainan runner-up FIBA Asia U16 2009 di Johor Bahru, Korsel, sempat diladeni Indonesia U16 pada 5 menit kuarter pertama. Defense yang dirancang tandem pelatih Arifin dan Ricky Gunawan itu sempat membuat pertandingan berlangsung alot dan Korsel hanya unggul 6-4. Namun, di akhir pertama, Korsel mau menjinakkan Indonesia 19-4.
Memasuki kuarter kedua, Indonesia U16 makin tertinggal jauh. Halftime, Indonesia U16 tertinggal 45-16. Kecepatan dan akurasi prima menjadi kunci kemenangan Korsel di paruh pertama. Apalagi, Indonesia bermain tanpa starter point guard Ricky Kartika Istiadi karena cedera engkel. Di kuarter ketiga dan keempat, Korsel makin tak terbendung. Korsel unggul 73-33 di kuarter ketiga, dan 107-48 di akhir pertandingan.
"Kami sudah mencoba menahan Korsel. Namun, harus diakui Korsel memang lebih baik di segala sektor," ungkap Arifin, pelatih.
Kekalahan atas Korsel membuat Indonesia masuk babak penentuan peringkat 5-8 melawan Irak. Peringkat 5-8 lainnya terjadi antara Lebanon vs Arab Saudi. Pemenang laga Indonesia vs Irak dan Lebanon vs Arab Saudi akan bertanding memperebutkan peringkat 5-6, sementara yang kalah urutan 7-8.
Semifinal, mempertemukan Korsel vs Filipina, dan Jepang vs Cina.

0 komentar:
Posting Komentar